Insfratruktur Ruang Publik Kantor Camat Siak Kecil Hampir Rampung
Bengkalis, Inforiau.co -Pekerjaan pembangunan ruang publik di lingkungan Kantor Camat Siak Kecil, Kabupaten Bengkalis, kini hampir rampung.kamis (8/1/2026) Pembagunan Fasilitas ini disiapkan sebagai ruang terbuka yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai aktivitas sosial, edukatif, budaya, olahraga, hingga penguatan ekonomi lokal.
Menanggapi perhatian publik terkait
penggunaan nama “Siak Kecik” pada ruang publik tersebut, Camat Siak Kecil Syahnan Adi Kusuma menegaskan bahwa penamaan itu tidak melanggar aturan, karena tidak digunakan sebagai nama resmi pemerintahan.
“Ini perlu diluruskan. Penamaan Siak Kecik digunakan pada ruang publik, bukan untuk nama kecamatan atau lembaga pemerintahan. Secara formal dan administratif tetap Kecamatan Siak Kecil,” tegas Syahnan Adi Kusuma.
Ia menjelaskan bahwa penggunaan istilah “Siak Kecik” merupakan bagian dari pelestarian dialek lokal dan sejarah masyarakat setempat, tanpa mengubah makna maupun identitas wilayah secara resmi.
“Dalam konteks formal dan informal memang ada perbedaan penggunaan bahasa, tetapi makna dan artinya tetap sama. Bahasa Indonesia baku kita gunakan untuk keperluan formal dan pendidikan, sementara dalam interaksi sehari-hari masyarakat Siak Kecil menggunakan dialek Melayu Riau,” jelasnya.
Menurut Syahnan, pendekatan ini justru mencerminkan kekayaan budaya lokal yang hidup berdampingan dengan aturan formal kenegaraan. Selama digunakan pada ruang publik dan konteks non-formal, penamaan tersebut tidak bertentangan dengan regulasi yang berlaku.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa ruang publik tersebut dirancang sebagai kawasan multifungsi yang akan diaktifkan secara rutin, khususnya pada hari libur minggu
“Insyaallah, ruang publik ini bisa dimanfaatkan untuk aktivitas anak-anak, seperti bermain dan belajar, kegiatan olahraga dan kesehatan masyarakat, serta menjadi ruang bagi pelaku UMKM untuk menggerakkan ekonomi lokal,” ungkapnya.
Camat Siak Kecil berharap keberadaan ruang publik ini dapat menjadi pusat kegiatan positif masyarakat, memperkuat interaksi sosial, serta menjadi wadah pelestarian budaya dan pemberdayaan ekonomi berbasis masyarakat lokal,(Andi)
