Jalan ke Rantau Panjang Rohul Rusak Parah

Kamis, 20 Juli 2017 09:04:22 865
Jalan ke Rantau Panjang Rohul Rusak Parah
Ihman Efendi, Kepala Desa Rantau Panjang Kecamatan Tambusai, Rohul

Rokan Hulu, Inforiau - Kerusakan akses jalan utama menuju ke Desa Rantau Panjang kacamatan Tambusai Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) sepanjang 5 Km lebih semakin kritis. Dimana, sepanjang jalan tersebut dipenuhi lubang-lubang besar sehingga sangat rawan terjadinya kecelakan bagi warga masyarakat desa.

Rusaknya akses jalan semakin parah di kala musim hujan datang sebab badan jalan akan menjadi lumpur atau tumpukan tanah kuning yang menyebabkan licin dan saat musim kemarau banyak menghasilkan debu yang menyebabkan para pengguna terganggu dan jalan lintas ini juga merupatkan akses utama bagi mayoritas masyarakat desa rantau panjang serta warga tetangga kacamatan lainnya dalam mengeluarkan hasil perkebunan, pertanian ,peternakan dan lain-lainnya.

Kondisi jalan ke Desa Rantau Panjang tersebut diakui oleh Kepala Desa (Kades) Rantau Panjang Ihman Efendi, pada Rabu (29/07/2017) saat di jumpai di kantornya.

Ihman Efendi mengaku kondisi jalan rusak ini sudah berlangsung hampir berlangsung 10 tahun yang lalu. Namun hingga sekarang belum ada perbaikan sama sekali berupa pengaspalan hotmix sesuai yang diharapkan oleh masyarakat Tambusai khususnya warga desa Rantau  Panjang dan sekitarnya yang dilakukan oleh pemerintah kabupaten. Dia pun menjelaskan bahwa jalan tersebut adalah akses jalan beberapa desa menuju jalan lintas ke kacamatan tetangga.

"Jalan ke Rantau Panjang ini menjadi jalan utama bagi beberapa desa di Kecamatan Tambusai ini. Namun telah 10 tahun rusak parah. Untuk itu, kita berharap keinginan kuat Pemkab Rohul untuk memperbaikinya. "ujar Ihman.
ujarnya.

Kerusakan jalan ini juga diperparah oleh adanya perusahaan kelapa sawit yang beroperasi di desa Rantau Panjang. Warga menganggap bahwa kerusakan ini juga diakibatkan oleh aktifitas perusahaan tersebut. Namun, perusahaan tersebut selama ini telah turut memperbaiki jalan tersebut berupa penimbunan dan perbaikan dasar. Untuk pengaspalan, perusahaan tidak mampu untuk melakukan hal itu. Lagian, perusahaan menganggap bahwa selama ini mereka telah membayar pajak sebagai sumber pembangunan.  

"Kita telah meminta ke perusahaan agar memperbaiki jalan tersebut. Memang, selama ini mereka turut memperbaiki dalam bentuk penimbunan. Namun, kata mereka, mereka tak bisa mengaspal jalan tersebut. Dan itu hanya dapat dilakukan oleh pemerintah."tambahnya.mex

KOMENTAR