Cegah Karhutla, Camat Tampan Gelar Rakor Siaga Darurat

Rabu, 07 Agustus 2019 16:17:06
Cegah Karhutla, Camat Tampan Gelar Rakor Siaga Darurat
Camat Tampan Dra Hj Liswarti bersama Forkopincam Tampan foto bersama usai rakor Soal Darurat Karhutla di Kantor Camat Tampan, Rabu (7/8/2019).

Tampan,inforiau.co - Setelah penetapan siaga darurat Karhutla, Selasa (6/8/2019) lalu oleh Pemerintah Kota Pekanbaru. Sejumlah pihak mengelar rapat koordinasi untuk pencegahan Karhutla, diantaranya Kecamatan Tampan, Rabu (7/8).


Camat Tampan H Dra Liswarti bersama forum pimpinan kecamatan Tampan, yakni Danramil, Kapolsek, Lurah, Ketua LPM, RT/RW, Puskesmas serta tiga kampus yang berada di Kecamatan Tampan. "Hari ini akan membuat edaran kebawah," kata Liswarti kepada inforiau.co.


Didalam edaran tersebut berisi tentang larangan kepada seluruh komponen masyarakat Kecamatan Tampan untuk tidak membakar sampah sembarangan. Dimana, hal itu dapat menyebabkan timbulnya asap yang berbahaya bagi kesehatan.


"Kami meminta seluruh lapisan masyarakat bersinergi mulai lurah, LPM, RT/RW, tokoh masyarakat bersama arahan Danramil untuk sama-sama berkoordinasi dan mengawasi dimana titik rawan kebakaran," paparnya.


Sekali lagi, ia meminta warga maupun pemilik lahan kosong agar tidak secara sengaja membakar lahan. Apalagi pada musim kemarau seperti sekarang ini.


"Tigas RT/RW awasi dan kontrol supaya tidak ada membakar. Baik itu perintah dibelakang, larang, terus pura-pura enggak tahu," tambahnya.


Dalam kesempatan itu, Komandan Koramil Kecamatan Tampan, Agus Sam menyebutkan ada beberapa kelurahan yang memiliki potensi titik rawan kebakaran. Sebab, banyak lahan kosong didaerah tersebut.


"Kelurahan Delima, Kelurahan Bina Widya, Kelurahan Sialang Minggu dan Tuah Madani. Itu titik rawan, banyak lahan kosong. Tapi, di Tampan sekarang masih nihil," sebutnya.


Menurut Agus, ada dua faktor lahan terbakar. Pertama, karena alam diperkirakan capai satu persen. Sedangkan, faktor manusia itu capai 99 persen.


"Manusia ada dua juga. Ada yang sengaja atau disuruh untuk buka lahan atau kebun. Kedua, tidak sengaja. Memang kebanyakan karena ulah manusia," pungkasnya.


Tidak hanya mengejar rapat saja. Kecamatan Tampan juga membagikan masker gratis kepada seluruh pengawai sebanyak 250 buah masker.Kim

KOMENTAR