Komisi V DPR RI: Ada Persoalan Serius Seputar Infrastruktur Riau Yang Harus Diselesaikan Pusat

Kamis, 13 Februari 2020 20:29:56 215
Komisi V DPR RI: Ada Persoalan Serius Seputar Infrastruktur Riau Yang Harus Diselesaikan Pusat

Pekanbaru, Inforiau.co - Kehadiran Komisi V DPR RI membuka tabir berbagai persoalan di Riau. Kesimpulan tim Komisi V ini yang menyatakan bahwa ada persoalan serius dengan infrastruktur di Riau.

Seriusnya persoalan ini pertama kali diungkapkan oleh Ansar Achmad dari Fraksi Golkar yang diiyakan oleh Ketua Tim Komisi V DPR RI, Ridwan Bei pada saat kunjungan kerja anggota Komisi V DPR RI saat Rapat Koordinasi (Rakor) bersama stake holder terkait pada Kamis (13/02/2020) di kantor Gubernur Riau.

"Ada persoalan yang sangat serius di Riau ini. Yaitu persoalan Abrasi di pulau terluar Indonesia yang ada di Riau. Ini harus disikapi oleh pemerintah pusat. Kota Komisi V siap kawal. Karena ini persoalan kedaulatan negara" terang Ansar yang juga berasal dari Kepulauan Riau.

3 pulau terluar tersebut adalah pulau Rupat, Bengkalis dan Rangsang. Ketiga pulau ini saat ini terjadi abrasi besar-besaran. Akibatnya beresiko terhadap perubahan batas negara melalui perubahan garis Zona Ekonomi Ekslusif (ZEE).

"Melihat persoalan-persoalan serius ini, kami meminta kepada pak Gubernur untuk segera memperesentasikan persoalan Riau yang prioritas di depan seluruh komisi V. Apa persoalan, dan apa solusinya" sebut Ridwan Bei.

Gubernur Riau Syamsuar menyampaikan terima kasih atas kedatangan anggota Komisi V yang diajak oleh Syahrul Aidi selaku anggota DPR RI Dapil Riau 2. Syamsuar menyebut banyak persoalan mendasar di Riau.

"Kita akan mempersiapkan presentasi di depan seluruh komisi V. Kita sangat berharap sangat dengan bantuan bapak ibu di komisi V" tutup Syamsuar dalam pertemuan Rakor tersebut.

Syahrul Aidi selaku inisiator kunjungan kerja ini, dalam sambutannya, menyampaikan bahwa Kunker ini sengaja dibuat, untuk memperlihatkan secara langsung persoalan Riau ke kawan-kawan komisi V. Bahwa selama ini Riau diambil sumber daya alamnya, namun pembangunan tidak ada.

"Bapak ibu (komisi v) telah melihat dan mendengar tadi apa persoalan Riau. Langsung dari para kepala daerah. Untuk itu, harapan kami, pusat adil ke Riau. Bangun Riau kembali. Saya berharap atas bantuan bapak ibu" harap Syahrul Aidi di hadapan anggota Komisi V dan para tamu undangan. mt

KOMENTAR