MePAN-RB Diganti, Rekrutmen CPNS Ditunda?

Kamis, 16 Agustus 2018 17:35:11
MePAN-RB Diganti, Rekrutmen CPNS Ditunda?
Ilustrasi Ujian CPNS

INFORIAU.co - Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) Asman Abnur mundur dari posisi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) pada Selasa lalu. Sebagai gantinya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjuk mantan Wakapolri Komjen Polisi Syafruddin untuk menduduki posisi Menteri PANRB.

Asman mengaku kemundurannya dari posisi Menteri PANRB sebagai bentuk penghormatan untuk Presiden Jokowi. Dia ingin mengurangi beban Jokowi yang maju lagi sebagai calon presiden dalam Pilpres 2019.

"Mengurangi beban bapak Presiden supaya kehadiran saya tidak menjadi beban buat beliau," kata Asman Selasa malam.

Dia mengaku, Jokowi memahami mengenai niat baiknya. Apalagi, PAN telah memutuskan untuk mendukung Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno di Pilpres 2019, sehingga dia menilai kehadirannya secara etika tidak baik.

"Saya merasa karena PAN tak mendukung Pak Presiden, tentu kehadiran saya dikoalisi Indonesia kerja ini juga tidak baik secara etika," lanjut Asman.

Berkomentar soal penggantinya, Asman yakin Syafruddin dapat meneruskan tugasnya sebagai Menteri PANRB. Menurut dia, Syafruddin sebagai Wakapolri sudah sering bekerja sama dengan Kementerian PANRB.

"Beliau tinggal menerapkan yang selama ini mungkin diketahui oleh beliau. Apalagi Kementerian PANRB tak asing lagi, instansi yang beliau pimpin yang selalu berhubungan mulai dari reformasi organisasi di Mabes, kemudian penilaian tentang tipe polda-polda dan polres-polres beliau juga terlibat," jelas Asman dalam sambutannya.

Syafruddin sendiri mengaku kaget karena Jokowi tidak menyampaikan jauh-jauh hari bahwa dirinya bakal menggantikan posisi Asman Abnur.

"Saya tidak mengira, Selasa malam pukul 20.30 WIB, saya dipanggil Bapak Presiden di Istana Bogor. Beliau menyampaikan bahwa saya akan dilantik Rabu jam 10.00 WIB," jelas Syafruddin.

Setelah dilantik sebagai Menteri PANRB, Syafruddin berjanji akan melanjutkan tugas Asman Abnur. Di sisa masa jabatan Kabinet Kerja kurang lebih satu tahun, dia akan menyelesaikan seluruh program kerja yang sudah digodok Kementerian PANRB.

"Kita akan selesaikan program yang sudah dilaksanakan 5 tahunan. Kita selesaikan saja," kata Syafruddin tegas.

"Apa yang sudah dilaksanakan oleh Pak Asman dan seluruh jajaran kita akan lanjutkan selesaikan. Karena programnya cukup baik, terbukti opini publik di kementerian/lembaga mengalami peningkatan drastis, kami melihat di Mabes Polri‎," tambah dia.

Salah satu tugas yang cukup berat dan harus diselesaikan dalam wkatu yang cepat adalah proses penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil 2018 (CPNS 2018).

Syafruddin memastikan penerimaan CPNS akan terus berjalan. Ia akan rapat terlebih dulu dengan jajarannya di Kementerian PANRB. Namun kemungkinan, proses seleksi CPNS 2018 tidak akan berlangsung Agustus sesuai dengan yang direncanakan semula.

Mundur dari Jadwal

Kepala BKN, Bima Haria Wibisana, mengungkapkan, mengingat Menteri PANRB yang baru yaitu Syafruddin saat ini juga menjabat sebagai Ketua Kontingen (Chef de Mission) Indonesia dalam Asian Games 2018, maka Syafruddin akan konsentrasi pada hal tersebut terlebih dulu.

"Pak Menteri PANRB kan Chef de Mission jadi butuh waktu, ini kan dua perhelatan yang sama-sama besarnya, jadi Asian Games tanggal 2 (September) selesainya, jadi fokus ke sana dulu. Baru setelah itu kita rilis," ujar dia

Bima menyatakan, dengan adanya pergantian menteri ini, kemungkinan penerimaan CPNS akan kembali mundur, yaitu pada September mendatang. Namun begitu, dia belum bisa memastikan tanggal pengumumannya.

"Kemungkinan (September), September baru selesai Asian Games. Pak Menterinya Chef de Mission, Pak Menteri harus paham dulu sebelum mengambil keputusan," kata dia.

Menurut Bima, jika tidak terjadi pergantian menteri, kemungkinan, penerimaan CPNS dilaksanakan lebih cepat. Namun, kata dia, hal ini bukan masalah yang besar.

Hal tersebut diamini oleh Syafruddin. untuk saat ini dirinya masih harus berkonsentrasi mengurus gelaran Asian Games 2018. Sebab, pada ajang pesta olahraga tersebut, dirinya bertindak sebagai Ketua Kontingen atau Chef de Mission.

"Saya sudah diizinkan untuk menyelesaikan tugas di Asian Games oleh Bapak Presiden. Jadi setelah ini saya konsentrasi dulu menyelesaikan tugas di Asian Games. Karena waktu tinggal dua hari," kata dia. Lpe

KOMENTAR