Kondisi Kantor Kelurahan Limbungan Makin Memperihatinkan

Senin, 24 Oktober 2016 09:19:00 1910
Kondisi Kantor Kelurahan Limbungan Makin Memperihatinkan
Lurah limbungan saat menunjukkan tempat terjadinya suara yang meletup di aula Kelurahan/Foto Islami

Rumbai Pesisir, inforiau - Duaaarrr..!! Sontak, siang itu seluruh pegawai Kelurahan Limbungan, Kecamatan Rumbai Pesisir, dan Lurah Limbungan terkejut saat mendengar suara keras yang tiba-tiba saja terdengar dari lantai dua kelurahan.

 

"Suara apa tu? Terkejut pula di buatnya. Yok, coba kita cek ke atas (lantai dua kelurahan yang di maksud lurah)," ajak Lurah Limbungan, H Khairunas SSos kepada salah seorang pegawai kelurahan waktu itu.

 

Lumayan keras memang. Beberapa pegawai kelurahan terus berusaha untuk mencari sumber suara di lantai dua sambil melihat-lihat ke sana sini, namun tak jua di temukan. "Suaranya cukup keras, seperti ada benda besar yang terjatuh dari atas, tapi tidak tau apa," ujar salah seorang pegawai kelurahan yang masih kebingungan.

 

Dalam pencarian sumber suara tersebut, juga di ikuti Khairunas, tanpa di sengaja, Khairunas pun terpandang ke dalam ruangan aula kelurahan, dan melihat beberapa lantai kramik yang sudah pada hancur.

 

"Coba ambil kunci aula bil (nama panggilan pegawai kelurahan), bisa jadi suaranya dari kramik yang pecah itu," intruksi lurah kepada pegawainya saat menceritakan kronologis kejadian, Jumat (21/10).

 

Setelah di cek, memang sumber suara keras tersebut berasal dari lantai kramik yang sudah hancur. Karena di duga, akibat panasnya suhu matahari di siang itu, mengakibatkan kedudukan kramik yang telah lama menggembung menjadi panas, lalu akhirnya meletup.

 

"Melihat kramik yang sudah hancur tersebut, beramai-ramailah kita bergotong royong untuk mengelupaskan satu per satu. Karena kalau tidak, takutnya nanti memakan korban luka kaki akibat tersandung jikalau kita melakukan pertemuan dengan masyarakat di aula kelurahan," jelas Khairunas.

 

Untuk dapat diketahui pula, sebenarnya kondisi memperihatinkan bangunan gedung kelurahan limbungan ini tidak hanya terdapat pada lantainya saja. Seperti halnya juga pada kondisi dinding pagar kelurahan bagian belakang kantor, jika selama ini tidak disanggah dengan kayu, maka dinding pagar tersebut sudah roboh.

 

Pun, begitu juga dengan kondisi fisik tangga (jenjang) menuju aula dan ruangan UEK SP Kelurahan yang ada di lantai dua kelurahan, dimana bagi siapa saja yang menaikinya pasti akan dibuat was-was, karena goyangannya akan terus terasa ditiap langkah.

 

Sebelumnya memang, pada awal Tahun 2016 ini, tepatnya saat Wali Kota Pekanbaru, DR H Firdaus ST MT melakukan syafari Jumat di Masjid RW 01 (Teluk Leok) Kelurahan Limbungan, persoalan tersebut sudah disampaikan, dan pengecekan kondisi bangunan kelurahan juga sudah di lakukan.

 

Saat pengecekan pada waktu itu, Wali Kota langsung mengintruksikan lurah limbungan agar segera mencari lahan kosong sebagai tempat dan lokasi baru untuk pembangunan kantor kelurahan limbungan yang baru.

 

"Lahan baru tersebut sudah 'oke', dan luas, lokasinya itu di belakang kantor kita ini, hanya saat ini kita menunggu perintah selanjutnya," terang Khairunas lagi.

 

Dalam hal ini, Khairunas berharap, sebagai salah satu sarana tempat pelayanan publik, pembangunan maupun perbaikan kantor kelurahan limbungan tersebut bisa di segerakan, sebelum nantinya keluar keluhan-keluhan dari masyarakat, yang mengakibatkan sebagian masyarakat enggan melakukan kepengurusan di kelurahan limbungan. iin

KOMENTAR