Kontroversi Vaksin MR, Wako Firdaus: Tunggu Pemprov Riau

Kamis, 02 Agustus 2018 07:59:53 422
Kontroversi Vaksin MR, Wako Firdaus: Tunggu Pemprov Riau
Wako Firdaus

Pekanbaru, Inforiau.co - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mengakui tidak bisa berbuat sesuatu, perihal adanya tanggapan Majelis Ulama Indonesia (MUI) perihal vaksin Measles Rubela (MR) yang tidak halal.

Hal ini disampaikan langsung oleh Walikota Pekanbaru, Firdaus, Rabu (1/8/2018) di Komplek Diskominfo Pekanbaru Command Center. Firdaus meenjelaskan, tidak bisanya Pemko melakukan sesuatu dikarenakan program vaksin MR merupakan program yang dicanangkan oleh pemerintah pusat.

"Karena ini sudah berlangsung, untuk di Riau kita nunggu arahan dari Gubernur Riau. Begitupun dengan di kota. Kita parsial, Pekanbaru stop, gak bisa. Tentunya pemerintah pusat melalui perpanjangan tangannya di daerah lah yang mengeluarkan kebijakannya," jelasnya.

Untuk itu, Firdaus mengatakan dan berharap seharusnya Kementerian Kesehatan bisa memberikan tanggapan yang bijak terkait fatwa MUI tersebut.

"Kementerian Kesehatan harus memberikan tanggapan secepatnya. Tanggapan tersebut kemudian disampaikan ke setiap kepala daerah, yang mana kemudian bisa diterapkan di setiap daerah," tuturnya.

Seperti yang diketahui, pemberian vaksin MR sempat menjadi polemik. Hal ini dikarenakan Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengatakan belum mengeluarkan fatwa halal terhadap vaksin MR.

Sementara di Kota Pekanbaru melalui Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, pemberian vaksin MR akan tetap dilaksanakan. Hal ini mengingat Kementerian Kesehatan RI tengah mengurus sertifikasi halal vaksin MR tersebut. Kim/Ir

KOMENTAR