LPM UIR: Sumber Ekonomi Siak Disarankan Beralih Ke Industri

Minggu, 28 Agustus 2016 23:08:03 967
LPM UIR: Sumber Ekonomi Siak Disarankan Beralih Ke Industri
Siak Sri Indrapura, inforiau.co - Tim ahli Lembaga Pengabdian Masyarakat Universitas Islam Riau (LPM UIR) Azharuddin, mengatakan salah satu faktor yang mempengaruhi sektor industri adalah era globalisasi dan otonomi daerah. Untuk itu perekonomian tidak bisa hanya mengandalkan pada sumber daya alam semata, harus merubah pola ini, bagaimana kedepan sumber ekonomi Kabupaten Siak, beralih ke sektor industri.  
 
Kata Azharuddin pada acara rapat percepatan pembangunan Kawasan Industri Tanjung Buton di Siak, secara nasional di Riau ini ada 3 pusat pertumbuhan wilayah industri yang didesain oleh nasional.  Kemungkinan yang siap dikembangkan adalah Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB). Karena menurut Dia, salah satu syarat untuk membangun kawasan industry adalah sudah ada pembebasan lahan, sudah ada badan usaha untuk mengelolanya, serta komitmen yang kuat dari pemerintah daerah.
 
Dibeberkan Azharuddin, posisi sektor industri kita hari ini masih rendah, karena masih di dominasi oleh perusahaan multi nasional yang terdesain oleh Negara belum kelihatan dengan baik. Dengan adanya perencanaan industri ini memungkinkan untuk memperdayakan sektor industri hilir.
 
"Jadi hilirisasi menjadi bagian yang terpenting. Diharapkan salah satu program dari 9 nawa cita itu ada di daerah, atau katakanlah sinkron dengan program pusat, maka bisa mempermudah aliran dana APBN ke daerah," sebutnya.
 
Azharuddin menggambarkan, pembangunan industri ini diharapkan mampu meningkatkan kemakmuran dan kesejahteraan rakyat secara adil dan merata dengan memanfaatkan dana, sumber daya alam, atau hasil budidaya serta dengan memperhatikan keseimbangan dan kelestarian lingkungan hidup. 
 
"Sebab sektor industri ini nantinya mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi secara bertahap, mengubah struktur perekonomian ke arah yang lebih baik, maju, sehat, dan lebih seimbang, inilah salah satu upaya untuk mewujudkan dasar yang lebih kuat dan lebih luas bagi pertumbuhan ekonomi pada umumnya," tutupnya menjelaskan.MAN

KOMENTAR