Lurah Cek Drainase Disinyalir Sebagai Sumber Terjadinya Banjir

Jumat, 12 Agustus 2016 14:34:48 1017
Lurah Cek Drainase Disinyalir Sebagai Sumber Terjadinya Banjir
Lurah Air Hitam memberikan arahan kepada pemilik usaha Bank untuk membuka Drainase yang tertutup secara permanen/Islami

Payung Sekaki, inforiau - Disinyalir menjadi pusat dan juga sumber terjadinya banjir yang terjadi di Jalan Riau RW 02, hari ini, Kamis (11/08) pagi Lurah Air Hitam, Fadliansyah SSTP bersama para Ketua LPM, RT dan RW melakukan peninjauan serta juga melakukan normalisasi Drainase disepanujang jalan Riau tersebut.

Memang seperti yang disampaikan Fadli (panggilan akrab Lurah Air Hitam), drainase yang terdapat di jalan Riau tersebut memang sedikit tidak berfungsi, dan hal ini juga disinyalir disebabkan oleh terjadinya penyumbatan pada drainase tersebut. Apalagi beberapa keberadaan drainase tersebut telah ditutup secara permanen oleh meilik usaha.

"Beberapa waktu lalu, kita juga telah melakukan pengkajian dengan Camat Payung Sekaki tentang persoalan banjir yang terjadi di jalan Riau ini. Makanya hari ini kita melakukan pengecekan lokasi, mungkin saja drainasenya yang sudah kurang berfungsi lagi akibat penyumbatan sampah-sampah," sebutnya.

Satu-persatu memang penutup irigasi drainase jalan Riau tersebut langsung dibuka Fadli guna melihat secara langsung apakah memang telah terjadi penyumbatan, namun sayangnya tidak seluruh drainase yang dapat dilihat Fadli, hal ini lantaran disebabkan karena drainase tersebut ada yang tidak memiliki penutup irigasi atau tepatnya didepan Bank Danamon.

Melihat kondisi tersebut juga, secara Demokrasi Fadli memanggil Manager Bank untuk melakukan perbincangan, dengan tujuan agar pihak Bank bisa dengan segera membuatkan minimalnya dua penutup irigasi didepan usaha mereka agar nantinya mudah dilakukan buka tutup jika ingin melakukan pengecekan.

"Kita sebenarnya melarang bertul jika ada drainase yang ditutup secara permanen ini, karena apa? Jika sewaktu-waktu pihak Dinas Kebersihan ingin melakukan pengerukan, jelas ini akan menjadi kendala serta pengerukannya tidak merata, dan mau tidak mau terpaksalah dibor. Kita tidak mau hal ini terjadi," sebutnya.

Setelah melakukan pembicaraan singkat dengan pihak Bank Danamon tersebut, dengan legowonya pihak Bank berjanji bahwa mereka akan segera atau tepatnya akhir bulan Agustus ini mereka akan membuatkan sedikitnya dua buah penutup irigasi. "Kita harapkan mereka bisa menepati janji mereka, karena hal ini juga demi kepentingan bersama," tukas Fadli. IIN

KOMENTAR