Mayat Bayi Dibalut Tisu Toilet di Pesawat AirAsia

Kamis, 26 Juli 2018 16:51:22 239
Mayat Bayi Dibalut Tisu Toilet di Pesawat AirAsia
Pesawat AirAsia.

PEKANBARU, INFORIAU.co - Awak kabin AirAsia menemukan mayat bayi terbalut tisu di toilet pesawat saat melakukan pemeriksaan rutin. Bayi itu ditemukan dengan mulut disumpal tisu setelah pesawat tersebut mendarat di New Delhi, India pada Rabu, 25 Juli.

Polisi segera dipanggil menyusul penemuan ini, dan hasil pemeriksaan medis mengungkap bahwa bayi malang itu meninggal saat dilahirkan di dalam pesawat. Seorang atlet taekwondo berusia 19 tahun yang ditemani pelatihnya mengaku bahwa mayat bayi itu adalah bayinya.

“Bayi yang baru lahir ditemukan tidak bernyawa dan ditinggalkan di salah satu toilet ketika pesawat sedang dipersiapkan untuk pendaratan. Kepolisian Delhi diberitahu dan seorang dokter dari tim medis di Bandara Internasional Delhi menegaskan bahwa bayi itu dilahirkan di dalam pesawat, ” demikian pernyataan dari AirAsia, sebagaimana dilansir IBTimes, Kamis (26/7/2018).

"Seorang tersangka telah ditahan oleh polisi untuk penyelidikan lebih lanjut. Tersangka diidentifikasi dari interogasi semua penumpang wanita di pesawat."

Menurut seorang perwira polisi senior, tersangka diyakini telah menaiki pesawat dari Guwahati di Assam dan tampaknya masih di bawah umur. Penyelidikan sedang berlangsung untuk melihat apakah kasus ini adalah kasus aborsi paksa.

Pelatihnya, yang seharusnya menemani perempuan itu untuk berlaga dalam turnamen di Korea Utara, mengatakan kepada polisi bahwa dia tidak menyadari kehamilan atletnya. Perempuan itu juga tidak mengungkapkan kondisinya dalam dokumen yang diisi untuk bepergian dalam penerbangan.

"Masalah ini telah dilaporkan kepada DGCA (Direktorat Jenderal Penerbangan Sipil) dan staf maskapai penerbangan tersebut melayani para penumpang lain dan bekerja sama dengan Kepolisian Delhi. Kami akan membantu dalam penyelidikan dan bekerja sama dengan semua instansi terkait," kata AirAsia.

"AirAsia India ingin meminta maaf kepada semua tamu yang mengalami gangguan dalam jadwal penerbangan mereka," tambah pernyataan itu. ozo

KOMENTAR