MUI Kampar Gelar Bedah Buku Biografi Ulama  di Pondok Pesantren Islamic Center Kampa

Sabtu, 19 Agustus 2023 05:06:17 561
MUI Kampar Gelar Bedah Buku Biografi Ulama  di Pondok Pesantren Islamic Center Kampa

Kampar - Perwakilan sekretariat dan Komisi Pengkajian MUI Kampar melanjutkan roadshow dan bedah buku Biografi para ulama dan tokoh penggerak Kampar Serambi Makkah. Titik ketiga yang dikunjungi adalah Pondok Pesantren Islamic Center yang berada di Kecamatan Kampa.

Acara dilaksanakan di aula yang dihadiri oleh para santri dan pengajar pondok pesantren. Sedangkan narasumber yang memberikan materi adalah H. Muhammad Abdih, Lc., MA sebagai Pimpinan Pondok Pesanten Islamic Center dan H. Syamsuatir, M.E.Sy, sebagai Sekretaris Umum MUI Kampar. Kegiatan dilaksanakan pada Jumat (18/8/2023).

Sesi pertama dimulai oleh H. Syamsuatir, M.E.Sy yang memaparkan isi buku dan beberapa ulama Kampar. Mulai dari Syaikh Abdul Ghani dan putranya Syekh Aidarus Ghani, pendiri Pondok Pesantren Darussalam, Muhammad Nur Mahyudin pendiri Pondok Pesantren Daarun Nahdhah, Engku Mudo Sangkal penggagas Masjid Jami' Air Tiris, dan termasuk Bachtiar Daud sebagai pendiri Pondok Pesantren Islamic Center.

Sesi kedua dilanjutkan oleh H. Muhammad Abdih, Lc. MA yang mengisahkan tentang sosok ayahanda, Bachtiar Daud. Dikisahkan bahwa ayahanda adalah sosok yang sederhana, tapi perjuangannya luar biasa. Tentang kegigihannya dalam menuntut ilmu, hingga totalitasnya dalam membantu orang lain.

Ada banyak kisah hikmah yang didapatkan dari para ulama. Dari Bachtiar Daud disampaikan oleh H. Muhammad Abdih, Lc, MA selaku anaknya dan H. Syamsuatir, M.E.Sy selaku muridnya bahwa kebiasaan beliau adalah tiada hari tanpa membaca.

"Selarut apapun pulang dari berdakwah atau kegiatan di luar rumah, pasti menyempatkan diri untuk membaca." kata Buya Abdih mengisahkan.

Sosok ulama tersebut memang sudah tiada, namun hikmahnya masih hidup hingga sekarang. Tugas kita adalah bagaimana mewariskan banyak kebaikan dari mereka. Pun jika tidak bisa semuanya, setidaknya satu dua kebaikan bisa kita teruskan.

KOMENTAR