Narkoba Disebut Panglima TNI Sebagai Ancaman Menghancurkan Bangsa

Kamis, 06 April 2017 12:38:13 664
Narkoba Disebut Panglima TNI Sebagai Ancaman Menghancurkan Bangsa
Pekanbaru, Inforiau.co - Sempat terjadi perubahan jadwal, akhirnya, Rabu (5/4/2017) Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo memberikan kuliah umum bagi ribuan di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim.
 
Degan mengangkat Tema Mewujudkan Indonesia Menjadi Bangsa Pemenang, Panglima mengingatkan akan kompetensi global. Yang mana kata dia, Indonesia merupakan sasaran potensial negara-negara yang memang sudah lama menargetkan karena besarnya kekayaan dimiliki alamnya. 
 
"Potensi ancaman itu ada dimana-mana. Kita negara besar yang memang kaya inilah makanya kita menjadi target utama," kata Jenderal Gatot.
 
Dalam kesempatan ini, Panglima TNI memaparkan berbagai teori-teori seperti teori malthus atau peak oil theory. Dari dua teori yang dipaparkan Panglima TNI, tegas mengingatkan meledaknya pertumbuhan penduduk serta semakin menipisnya persediaan bahan bakar akan menjadi sumber perpecahan di dunia. 
 
Kata dia, Indonesia yang juga memiliki ladang minyak tentu saja menjadi incaran negara-negara besar. Lihat saja Cina ngotot mengawal Laut Cina Selatan dengan membangun pulau-pulau yang tidak berjauhan dengan Natuna yang kaya akan minyak. 
 
Mantan Kasad tersebut juga mengingatkan ancaman yang juga perlu diperhatikan, yakni narkoba. Panglima mencontohkan, Macau, Hongkong dan Taiwan bisa lepas dari Cina tidak lain dihancurkan melalui narkoba. "Karena semuanya dihancurkan melalui narkoba. Tidak hanya masyarakatnya, tetapi polisinya, tentara dan pegawai pemerintah menggunakan narkoba. Rusaknya mental inilah menyebabkan Cina lemah ditambah faktor lain," tutur Panglima. ***

KOMENTAR