Nata De Coco Sei Tarap Teken MoU Dengan Garuda Food

Minggu, 03 April 2016 21:37:48 1443
Nata De Coco Sei Tarap Teken MoU Dengan Garuda Food
Camat Kampar Timur H Syamsuriansyah dan pihak PT Garuda Food Indonesia menandatangani MoU bersama tenatng kerjasama produksi Nata de Coco

Kampar Timur, inforiau.co - Setelah melalui proses panjang dan penuh dengan usaha keras akhirnya usha Nata de Coco buatan Pemuda Sarjana Penggerak Pembangunan Pedesaan (PSP3) yang mengembangkan usaha tersebut.di Desa Sei Tarap menuai hasil positif dari sebuah perusahaan yang besar di Indonesia yakni PT Garuda Food Indonesia.

Terbukti kesepakatan bersama antara kedua belah pihak ditandai dengan penandatanganan nota kesepakatan bersama atau MoU dari pihak garuda food sendiri di hadiri oleh Petri Gustino dan desa.sei Tarap alangsung di wakil kan ekepada Camat Kampar Timur kegiatan tersebut di  laksanakan di halaman kantor desa Sei Tarap, Sabtu (2/4).

Selain pihak perusahaan, turut juga hadir Camat Kampar Timur H.Syamsuriansyah Kades Sei Tarap Akmal  dan kepala dinas terkait, seperti Dinas Perindustrian dan Perdagangan, serta Dinas Kesehatan.

Dalam sambutannya H.Syamsuriansyah di depan para hadirin menyampaikan ini suatu kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Kampar pada umumnya, karena satu satunya desa yang mengembangkan Nata de Coco sampai kepada kontrak dengan perusahaan Garuda Food pasti mempunyai usaha yang sangat kuat.

Dan pemerintah hendaknya mendukung program ini karena secara tidak langsung sudah sejalan dengan program Pemerintah Daerah Kampar yang mana terkandung dalam pilar kedua yakni peningkatan sumber daya ekonomi kerakyatan.

Melalui program PSP3 ini kita berharap agar perekonomian masyarakat terangkat dari garis kemiskinan.

"Insya Allah pada MTQ Kabupaten Kampar nantinya produk ini akan kita tampilkan sehingga masyarakat luas lebih tau lagi seperti apa Nata de Coco made in (buatan tangam, red) Kecamatan Kampar Timur ini," kata camat.

Selain beberapa hal yang di sampaikan camat itu dirinya secara pribadi berharap kepada manajemen PT Garuda Food Indonesia hendaknya lebih memperhatikan harga, sehingga masyarakat nantinya tidak mengalami kerugian, dan dapat meraih keuntungan.

Sementara itu Petri Gustino, selaku Manajemen PT Garuda Food Indonesia mengakui kalau produk yang sudah di cek sampel tersebut, sangat bagus dan layak untuk masuk ke perusahaan garuda food,

"Untuk menjadi mitra kami tentunya sangat sulit, dan produk harus layak karena proses sangat panjang, namun itu sudah di lalui oleh Nata de Coco milik masyarakat Desa Sei Tarap ini, akan tetapi perlu peningkatan produksi lagi," jelasnya.

Dari keterangan yang didapatkan inforiau bahwa saat ini saja PT Garuda Food satu bulan memerlukan bahan baku sekitar 50 ton, sedangkan pasokan dari Sei Tarap baru 2 ton.

Menanggapi  tantangan tersebut, Khairul Abdi, Penggerak PSP3 yakin dan harus bisa mencapai yang lebih baik lagi, dan itu tidak terlepas dari kerjasama dari seluruh pihak untuk mendukung dan mengembangkan usaha ini. HEN

KOMENTAR