PKL Kembali Berjualan di Sepanjang Jalan Teratai

Rabu, 23 November 2016 09:38:57 772
 PKL Kembali Berjualan di Sepanjang Jalan Teratai
PKL kembali berjualan di sepanjang jalan Teratai, jalan kembali tersendat.

Sukajadi, inforiau - Penertiban dan relokasi pedagang ke Pasar Higienis yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru pada, Senin (19/9) lalu dinilai gagal. Pasalnya kondisi jalan Teratai, Seroja, dan Alimmuddinsyah kembali dipenuhi Pedagang Kaki Lima (PKL).

Hal ini disebabkan karena tidak ada lagi Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru yang berjaga di lokasi tersebut. Selain itu, pedagang memilih keluar dari pasar higienis karena hampir dua bulan mereka berjualan di sana, namun sepi pembeli sehingga mereka merasa terus merugi.

Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, memang terlihat pedagang kembali tumpah ruah di sepanjang jalan tersebut, terlihat pedagang kembali menggelar dagangannya di sepanjang jalan dan ada pula yang berjualan di depan ruko. Akibatnya, arus lalu-lintas yang dulunya lancar kembali tersendat. Sedangkan di Pasar Higinies terlihat sepi, tak ada satupun pedagang yang berjualan.

Salah seorang pengendara sepada motor, Anwar menyebutkan, bahwa kondisi ini terjadi sudah hampir dua pekan belakangan, pada kesempatan ini pula ia menilai Pemko tak tegas melakukan penertiban dan relokasi pedagang tersebut.

"Awal pasca penertiban, jalan ini (Teratai) lancar dan tak ada satupun pedagang yang berjualan. Kini lihat saja, pedagang kembali berjualan di pinggir jalan, dan kondisi jalan pun kembali macet. Saya menilai Pemko tak tegas," paparnya.

Pada kesempatan ini pula Ia menilai, pembangunan pasar higienis terkesan percuma, karena tak ada pedagang yang berjualan di sana. "Percuma saja Pemko bangun pasar higienis tapi tak berfungsi juga, ini buktinya ditinggal pedagang, lebih bagus bangunan seperti dulu, lebih bisa dimamfaakan untuk pendidikan," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pasar (Dispas) Kota Pekanbaru Mahyuddin mengaku pasrah dan tak mau disalahkan terkait keluarnya pedagang dari Pasar Higienis. Ia meminta pedagang untuk melakukan introspeksi diri.

"Kalau pasar sepi jangan salahkan pemerintah, Pemerintah telah menyiapkan tempat yang layak, jadi kalau pasar sepi pembeli, itu salah pemerintah atau pedagang?" katanya. rpc/iin

KOMENTAR