Polresta Door Empat Perampok Senpi

Senin, 20 Juni 2016 10:53:55 871
Polresta Door Empat Perampok Senpi
Jajaran Polresta Pekanbaru saat mengamankan empat perampok Alfamart bulan lalu.

Pekanbaru, inforiau - Empat buronan perampok bersenpi yang pernah menjarah toko Sukses Jaya Ponsel di Jalan Garuda Sakti, Kecamatan Tampan beberapa waktu lalu akhirnya menyudahi pelariannya di tangan personel Polresta Pekanbaru, Ahad (19/6/16).

Para tersangka, UM (36), NA (46), WB (41) dan MS (35) bahkan terpaksa ditembak polisi karena mencoba melawan menggunakan senpi yang mereka miliki.

Menurut Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Komisaris Polisi (Kompol) Bimo Ariyanto, masing-masing tersangka diringkus oleh pihaknya di sejumlah TKP berbeda.

Selain menangkap keempat buronan penjahat jalanan tersebut, pihaknya turut mengamankan pula barang bukti 2 pucuk senpi revolver beserta 10 butir peluru tajam, tiga unit handphone, 10 unit power bank berbagai merk, 10 buah charger handphone dan 10 kotak handphone berbagai merk yang diduga kuat adalah hasil dari merampok.

"Para tersangka adalah pelaku curas di toko Sukses Jaya Ponsel, Kecamatan Tampan. Tersangka juga memiliki senjata api dan ketika mau ditangkap mereka melawan. Kita tidak mau ambil resiko, jadi kita ambil tindakan tegas menembak kakinya," kata Kasat Reskrim, Kompol Bimo dilansir di riauterkini.com.

Mantan Kasat Reskrim Polres Dumai ini menjelaskan, dari keempat itu, pihaknya lebih dulu menciduk WB di Pekanbaru. Meski berhasil, namun upaya polisi tidaklah mudah, WB berani melawan sehingga petugas pun mesti berjibaku menghentikan perlawanan yang bersangkutan dengan menyarangkan timah panas ke kakinya.

Dari tertangkapnya WB, upaya polisi kemudian semakin menemukan titik terang. Berkat pengembangan penyelidikan, polisi lagi-lagi menciduk tiga tersangka lainnya, MS, UM dan NA.

"Tiga tersangka berikutnya juga melawan dan membahayakan anggota kita, sehingga anggota kita bertindak cepat melumpuhkannya dengan timah panas. Sebelum mereka yang menembak, kita tembak duluan. Tersangka dan barang bukti sudah kita amankan untuk proses lebih lanjut. Pengungkapan ini juga masih kita kembangkan lagi," pungkasnya. IR6

KOMENTAR