Sebagian Sekolah Di Dumai Diliburkan Karena Tergenang Banjir

Selasa, 16 Oktober 2018 21:34:46 600
Sebagian Sekolah Di Dumai Diliburkan Karena Tergenang Banjir
Sebagian sekolah di Kota Dumai masih diliburkan karena tergenang banjir

Dumai, inforiau.co - Sebagian sekolah di Kota Dumai terpaksa meliburkan murid-muridnya, Selasa, karena akses jalan, halaman dan ruang kelas belajar terendam banjir akibat hujan deras dalam sepekan.

"Tadi putri saya disuruh pulang lagi sama gurunya karena sekolahan banjir dan jalan masuk tergenang air cukup tinggi," kata Rika, seorang wali murid SDN 002 Ratu Sima.

Kepala Bidang Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Kebudayaan Kota Dumai Dedi meminta kepala sekolah untuk mengutamakan keselamatan dan kenyamanan anak didik jika kondisi banjir tidak mungkin untuk menyelenggarakan proses belajar mengajar.

Dilaporkan ada sejumlah sekolah harus memulangkan anak didik, seperti 4 sekolah di Sri Langgam, 1 di Kelurahan Ratu Sima, 3 di Kelurahan Buluh Kasap dan 1 sekolah di Kelurahan Rimba Sekampung serta lainnya.

"Kita hanya menerima laporan sekolah di perkotaan yang meliburkan anak didiknya karena air sudah masuk ke dalam ruang kelas hingga semata kaki orang dewasa," kata Dedi.

Sekolah meliburkan anak muridnya diminta juga untuk terus memantau kondisi banjir, dan jika sudah normal diharap segera mengejar ketertinggalan pelajaran dengan menambah materi dan jam belajar.

Pantauan Antara, selain sekolah, sejumlah fasilitas pemerintah juga terendam air dengan ketinggian bervariasi, hingga mencapai selutut orang dewasa, seperti kantor pemerintahan, dan jalan utama di perkotaan.

Beberapa kelurahan terdampak banjir di antaranya, Kelurahan Ratu Sima, Bumi Ayu, Jaya Mukti, Bintan, Teluk Binjai, Buluh Kasap, Dumai Kota, Laksamana, Rimba Sekampung dan lainnya.

Hujan deras Selasa dini hari ini juga menyebabkan banjir di Pasar Bunda Sri Mersing Kelurahan Rimba Sekampung, Kecamatan Dumai Kota dan Pasar Jaya Mukti di Jalan Kusuma Kelurahan Jaya Mukti Kecamatan Dumai Timur, sehingga ekonomi di dua pasar itu sepi.

sumber : antarariau

KOMENTAR