Universitas Ahmad Dahlan Ajak Media Center Umri Rangkul Wartawan sebagai Teman Sekaligus Guru

Kamis, 08 Maret 2018 22:52:13
Universitas Ahmad Dahlan Ajak Media Center Umri Rangkul Wartawan sebagai Teman Sekaligus Guru

YOGYAKARTA, INFORIAU.co - Sebagai bentuk silaturahmi sekaligus belajar mengenai pentingnya ilmu kehumasan, kru media center Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) melakukan lawatan kunjungan ke Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta, Kamis (08/03/18) pagi. Di kampus I yang berdiri megah di Jalan Kapas, DIY itu, rombongan UMRI pun langsung mendapat sambutan hangat.

Kepala Humas UAD Yogyakarta, Hadi Suyono mengatakan bahwa pihaknya sangat merespon positif kedatangan dari tim Media Center UMRI tersebut. Apalagi selain menjadi wadah silaturahmi, melalui kunjungan itulah, dia menilai UAD maupun UMRI bisa saling belajar tentang program-program kehumasan yang ada di perguruan tinggi masing-masing.

"Dalam sebuah kehumasan, jadikanlah media itu sebagai partner, teman sekaligus guru kita di humas. Jangan ada jaga jarak karena media juga merupakan saudara kita," ujarnya saat menyambut kunjungan tersebut.

Disela kesempatannya, Hadi pun mengisahkan awal mula kedekatannya dengan para awak media. Dimana kala itu, kata dia lagi, UAD belum mempunyai bidang khusus yang menaungi kehumasan. Barulah pada tahun 2008-2009 UAD membentuk humas universitas dan mengawalinya dengan roadshow atau kunjungan ke sejumlah kantor media di Jogja serta kunjungan ke Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Yogyakarta.

"Dari roadshow itu akhirnya kita (UAD) membuka mata dan belajar dengan media. Bukan hanya belajar akan pentingnya peran media dalam menjadikan UAD dikenal banyak orang, tapi juga agar semua masyarakat tahu mengenai hal-hal bermanfaat yang ada di UAD. Kemudian kita juga upayakan terus bagaimana caranya agar dalam satu hari itu harus ada berita UAD yang dimuat di media untuk dibaca masyarakat," tuturnya.

Hadi menambahkan, di UAD sendiri, pihaknya memiliki beberapa program yang mendukung kegiatan kehumasan. Diantaranya protokoler, keberadaan dan fungsi humas di tingkat fakultas serta eksistensi di media sosial seperti Facebook dan Instagram. Program itupun semakin lengkap dengan kepercayaan penuh dari Rektor UAD yang tak pernah mencampuri atau mengintervensi setiap kegiatan kehumasan di UAD, termasuk peliputan dan pemberitaan yang dilakukan wartawan pada setiap kegiatan humas UAD.

"Sejak dekat dengan wartawan, pak rektor nggak pernah canggung berinteraksi dengan media. Pak rektor juga nggak mau ngerecokin setiap acara di kehumasan, jadi semuanya dipercayakan penuh ke kita (humas UAD). Yang penting penyampaian beritanya sesuai dengan etika kemuhammadiyahan dan ketentuan (kode etik jusnalistik) yang ada," terusnya.

Sementara dari kunjungannya tersebut, Wakil Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi UMRI, Jayus, mengaku bahwa pihaknya sangat tertarik dengan kemajuan kehumasan yang ada di UAD sehingga perlu dicontoh sebagai masukan yang positif bagi UMRI.

"Kita di UMRI ingin bangkit mengejar capaian seperti yang ada di UAD. Mudah-mudahan dengan kunjungan ini, semua masukan dan program-program kehumasan positif dari UAD bisa kita realisasikan di UMRI," tutupnya. ir/kim

KOMENTAR