BPK RI Riau Gelar Sosialisasi di Pelalawan

Kamis, 14 April 2016 17:05:35 930
BPK RI Riau Gelar Sosialisasi di Pelalawan

Pangkalan Kerinci, inforiau.co - Pemerintah Kabupaten Pelalawan melalui Asisten IV Arizal didampingi Kabag Keuangan Hanafi, serta Hasan Basri Sinaga dari Ketua Tim Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Riau lakukan sosialisasi kegiatan pemeriksaan terinci atas laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Pelalawan Tahun 2015. Rabu (13/4) diauditorium lantai III kantor bupati. Untuk pemeriksaan sendiri akan berlansung selama tiga puluh hari kedepan.

Kegiatan sosialisasi sendiri berlangsung tak lebih dua jam, dihadiri pejabat eselon dua,tiga,dan eselon empat, dilingkungan Pemerintah Kabupaten Pelalawan, khusus pegawai pemengang kegiatan dan anggaran.

Sementara itu, dalam pembukaan sosialisasi Ketua Tim BPK RI Perwakilan Riau Hasan Basri Sinaga mengungkapkan kegiatan Laporan penggunaan anggaran nantinya akan memeriksa serta mendeksi terjadinya penyimpanan keuangan daearah.

"Kita berharap, pemeriksaan nanti berjalan lancar, kemudian tidak adanya penyimpangan anggaran, kalau ada temuan kita akan berikan rekom kepada bupati agar ditindak lanjuti,"paparnya seraya melanjutkan adapun tujuan adalah untuk melaksanakan pemeriksaan terinci atas laporan pertanggung jawaban keuangan pemerintah kabupaten Pelalawan tahun 2015, berdasarkan UU nomor 15 tahun 2016.

Sementara itu, masih ditempat yang sama selama Asisten IV bidang Aset dan Keuangan Daerah mengharapkan selama berlangsungnya pemeriksaan ini pejabat yang terkait agar tidak melakukan  perjalan dinas keluar daerah.

"Kta minta para Kepala SKPD selaku Pengguna Anggaran, Pejabat Pembuat Komitmen masing-masing SKPD, baik bendahara penerima, bendahara pengeluaran, pengurus dan penyimpanan barang, Pejabat Penata Usaha Keuangan SKPD (PPK-SKPD) dapat berada ditempat untuk kelancaran pemeriksaan ini. Kecuali ada hal-hal yang mendesak, agar dapat di konsultasikan kepada pimpinan," pinta Asiten, kalau perlu kerja lembur, kendatipun hari libur, hal yang sama juga diungkapkan Kabag Keuangan Hanafi.

"Untuk pemeriksaan sendiri berbeda dari tahun sebelumnya, aktual basis penerapan sistem ini merupakan pertama di Indonesia yang berlaku mulai tahun 2016 ini. Kemudian atas pemeriksaan ini kita optimis bisa meraih WTP," tambahnya.

Kemudian sambungnya, untuk pemeriksaan keuangan ini sendiri adalah untuk kedua pada tahun ini.  "Yang pertama telah berlansung pemeriksaan pendahuluan, kedua ini akan dimulai hari Rabu 13 April s/d 16 Mei mendatang,"ujarnya. APR

KOMENTAR