Dishubkominfo Himbau Warga Tidak Bertindak Berlebihan

Rabu, 13 Januari 2016 11:39:42 680
 Dishubkominfo Himbau Warga Tidak Bertindak Berlebihan

Pekanbaru, inforiau - Dinas Perhubungan dan Kominfo Kota Pekanbaru meminta masyarakat sekitar agar tidak melakukan tindakan anarkis terkait adanya penghentian operasi sementara PT Radick yang terletak di Kecamatan Rumbai Pesisir.

Penghentian operasi sementara PT Radick ini sendiri diambil Dishubkominfo dengan pertimbangan karena sedang dilaksanakannya proses pelunasan hutang milyaran rupiah kepada Pemko Pekanbaru. Hal ini disampaikan Kepla Dinas Aripin Harahap saat dikonfirmasi inforiau melalui seluler Selasa (12/1).

"Masyarakat tidak perlu lah melakukan protes yang berlebihan. Penghentian sementara yang kami berlakukan kepada PT Radick ini agar penyelesaian hutang kepada Pemko segera terselesaikan. Dengan diberhentikan operasinya sementara, kami harapkan mereka dapat fokus untuk mencari penyelesaiannya," ujarnya.

Lebih lanjut disebutkan Aripin mengenai pembayaran gaji para pekerja yang saat ini sedang diliburkan, dirinya meminta agar pihak perusahaan bertanggungjawab dan segera melakukan pembayaran. Sebab jika dibiarkan berlarut tentunya malah akan menyusahkan PT Radick itu sendiri.

Sebelumnya Ketua Ikatan Pemuda Rumbai, Dodi menyebutkan sedikitnya 150 buruh di PT Radick merupakan warga tempatan. Dengan dihentikannya segala aktifitas di pelabuhan tersebut, maka akan menyulitkan bagi masyarakat sekitarnya. Pihaknya juga telah menyampaikan aspirasi sebanyak dua kali kepada camat tempatan.

" Disini kita meminta kepada pemerintah agar dapat menyelesaikan segala urusan dengan pihak terkait, biarkan pekerjaan kita tetap jalan, kalau nantinya PT ini ditutup, makanan apa nantinya yang akan kita berikan kepada anak istri kita," ujarnya

Ditambahkannya kembali, dulunya PT Radick ini dikelola oleh GM, Eza selama satu tahun lebih. Dibawah kepemimpinan eza inilah pelabuhan ini amburadul. PAD tidak dibayarkan kepada Pemerintah, aktivitas pelabuhan boleh dikatakan tidak jalan, Administrasi dan segala macamnya tidak ada atau kacau.

" 4 bulan yang lalu, pak Taupid menjadi GM di PT Radick ini, selama 4 bulan dia disini, dia berusaha untuk memulihkan pelabuhan kembali. Seperti PAD dibayarkan dengan cara diangsur Rp 870 juta," paparnya kembali. Ris

KOMENTAR