Mandi Hujan, Firdaus Tetap Dielukan

Senin, 28 November 2016 08:19:00 568
Mandi Hujan, Firdaus Tetap Dielukan
Firdaus dan pendukungnya sempat hujan-hujanan saat kampanye dialogis, kemarin.

Rumbai Pesisir, inforiau - Rangkaian kampanye pasangan Dr H Firdaus ST MT dan H Ayat Cahyadi SSi, tidak terhentikan oleh derasnya hujan, kemarin. Di Kelurahan Tebing Tinggi Okura Jalan Raja Panjang. Rumbai Pesisir, Kota Pekanbaru, bahkan Firdaus sempat hujan-hujanan untuk dapat menjumpai pendukungnya.

Meski harus diguyur hujan lebat Firdaus tetap bersemangat melakukan dialog dengan masyarakat bahkan untuk menghibur masyarakat disana yang sudah kedinginan akibat derasnya hujan yang turun.

Firdaus yang saat itu berteduh di teras rumah penduduk langsung berlari dekat tenda masyarakat duduk untuk bergoyang bersama menyanyikan lagi Trilogi sambil mengacungkan tiga jari ke atas.

Meski tenda tersebut tidak mampu menahan curahan air hujan yang cukup deras, Firdaus terlihat bahagia berbasah-basahan dan berkumpul dengan masyarakat.

Tokoh Pemuda Tebing Tinggi Okura, Deni Aprialdi Spd  berjanji akan mengajak seluruh pemuda di wilayahnya untuk memenangkan pasangan Firdaus-Ayat  untuk menjadi Walikota dan Wakil Walikota Pekanbaru periode kedua.

"Pasangan ini telah berbuat banyak untuk kemajuan Kota Pekanbaru, di antaranya pasangan ini telah memberikan bantuan langsung kepada masyarakat seperti PMBRW, Rumah Layak Huni, Masjid Paripurna, dan juga sudah membangun rumah sakit di Kota Pekabaru, dan masih banyak yang lainnya" jelas Deni.

Sarmayani salah seorang ibu-ibu menyampaikan harapan besar agar pasangan Firdaus-Ayat dapat memimpin kembali untuk periode kedua. Sebab ditangannyalah Kota Pekanbaru dapat menjadi lebih baik lagi dari sebelumnya.

Mendapatkan sambutan yang luar biasa dari masyarakat Okura, Firdaus menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada seluruh masyarakat yang telah memberikan kepercayaan untuk dirinya dan Ayat Cahyadi menjadi pemimpin kedua kalinya.

"Insya Allah dalam 10 tahun kedepan Okura akan lebih baik dari tahun ini, sebab dengan pembangunan yang sudah kita mulai lima tahun belakangan ini, Okura sudah mulai baik infratruktur sudah mulai bagus, di Okura nantinya Firdaus-Ayat akan membangun kampung melayu, bahkan di Malaysia sudah tercatat bahwa Okura merupakan tempat wisata negeri Melayu," sebut Firdaus.

Untuk mewujudkan ini semua, Firdaus menghimbau kepada masyarakat Okura untuk bersama-sama memenangkan pasangan Firdaus-Ayat menjadi Walikota dan Wakil Walikota Pekanbaru periode kedua dengan cara mencoblos Nomor urut 3 pada tanggal 15 Febriari 2017 mendatang.

Sementara saat melaksanakan kampanye dialogis di Perumahan Dinsos RW 18 Kelurahan Kulim Kecamatan Tenayan Raya, ratusan masyarakat meminta agar pasangan Firdaus-Ayat kembali memimpin Kota Pekanbaru untuk lima tahun ke depan.

Diungkapkan langsung oleh salah seorang tokoh masyarakat Kelurahan Kulim, Sutarto (50) bahwa selama ini Keluruhan Kulim selalu menjadi cemoohan di mata masyarakat, mereka menganggap jika tinggal di Kulim adalah daerah yang terpencil.

"Setiap orang bertanya tinggal dimana, kita sampaikan kita tinggal di Kulim, mereka akan berkata ooo... Kulim, begitulah mereka merendahkan Kulim ini. Namun setelah banyaknya pembangunan yang Bapak lakukan di Keluruhan Kulim ini ternyata Kulim tidak dicemooh lagi,' ujar Sutarto.

Kembalinya pasangan Firdaus-Ayat maju menjadi Walikota dan Wakil Walikota Pekanbaru untuk kedua kali, Sutarto bersama seluruh masyarakat khususnya di Kecamatan Tenayan Raya akan berjuangan untuk memenangkan pasangan Nomor urut 3 yaitu pasangan Firdaus-Ayat demi kemajuan daerah Kulim ini.

Harapan yang sama juga disampaikan oleh tokoh masyarakat Kecamatan Tenayan Raya Suradi Paijan (66) bahwa Firdaus-Ayat sudah ada bukti yang mereka lakukan selama lima tahun ini, sedangkan yang lainnya baru ancang-ancang ' entah iya- entah enggak'.

Bahkan menurut Suradi, ada calon yang dalam melakukan kampanyenya menyampaikan bahwa proyek-proyek yang telah dirancang oleh Firdaus-Ayat akan dipenggal.
"Saya dapat informasi ada calon yang melakukan kampanye di Jalan Badak, mereka menyampaikan jika mereka terpilih maka seluruh proyek yang dirancang ini akan dipenggal,'' kata Suradi.

Untuk itu, harga mati bagi Suradi untuk memenangkan pasangan Firdaus-Ayat agar Tenayan Raya dapat menjadi kota metropolitan dan pembangunan dapat dilanjutkan kembali .*1/gnc

KOMENTAR