Minat Investasi Gen Z Meningkat

Minggu, 09 Oktober 2022 22:55:33
Minat Investasi Gen Z Meningkat
Ilustrasi Investasi

Inforiau - Platform investasi Gotrade mencatat minat anak muda untuk berinvestasi di sektor perdagangan berjangka dan komoditas makin besar. Minat investasi ini tumbuh khususnya untuk kelompok Generasi Z dan Milenial dengan usia di bawah 40 tahun.

"Pada situasi pertumbuhan masif, membuat investor butuh banyak skema perdagangan dan investasi yang dapat membuka peluang lebih besar, seperti portfolio baru, termasuk peluang lintas negara," ujar Vice President Gotrade Indonesia Ajisatria Suleiman di Jakarta, Jumat, 7 Oktober 2022.

Merujuk pada data Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), hingga Mei 2022, jumlah investor ritel mencapai 14,1 juta investor. Angka tersebut bertambah hampir 3 juta investor dari 11,2 juta pada akhir Desember 2021.

Melihat peluang tingginya minat tersebut, Gotrade kemudian memfasilitasi investasi Penyaluran Amanat Nasabah ke Bursa Berjangka Luar Negeri (PALN) atas Kontrak Derivatif Single Stock. Gotrade bekerja sama dengan Bursa Berjangka Jakarta (BBJ).

Skema ini pun mengacu pada Peraturan Bappebti Nomor 1 dan 2 Tahun 2022 yang sudah berlaku efektif sejak Maret 2022. Skema PALN Single Stock menjadi salah satu opsi perdagangan dan investasi yang dapat membuka peluang untuk portfolio baru bagi investor Indonesia.

"Gotrade ingin memberikan opsi kepada para investor ritel di Indonesia untuk melakukan diversifikasi portofolio secara legal dan aman,” tutur Ajisatria.

Dia mengatakan diversifikasi investasi diperlukan untuk memperkuat portfolio. Dengan demikian, investor bisa lebih mudah mengakses berbagai produk investasi pada bursa di Amerika Serikat, seperti Nasdaq dan New York Stock Exchange (NYSE).

Direktur Utama Bursa Berjangka Jakarta Stephanus Paulus Lumintang mengatakan per 7 Oktober, volume transaksi PLAN menembus 2.007.538. Capain itu terhitung sejak akhir Maret atau sejak pertama kali PLAN diluncurkan.

Transaksi PALN juga melampaui perkiraan Bursa Berjangka Jakarta. Untuk transaksi harian, volumenya bisa menembus 75 ribu. Sedangkan sampai akhir tahun nanti, volume investasi perdagangan berjangka di PALN diprediksi bisa mencapai 5 juta lot.*

KOMENTAR