Perusahaan Bangkrut, Basiman Terkatung-katung Mengurus BPJS Kesehatan

Sabtu, 11 Agustus 2018 09:00:00
Perusahaan Bangkrut, Basiman Terkatung-katung Mengurus BPJS Kesehatan
Masyarakat saat mengurus BPJS Kesehatan

PEKANBARU, INFORIAU.CO - Ini sudah beberapa kalinya Basiman mendatangi Kantor BPJS Cabang Pekanbaru. Dia ingin namanya masuk lagi dalam anggota BPJS Kesehatan.

Awalnya, Basiman kerja di salah satu perusahaan. Kebetulan, perusahaanlah yang mendaftarkan dan membayarkan iuran BPJS Kesehatan Basiman. "Awalnya tidak ada masalah, lancar," ujar Basiman kepada bertuahpos.com, Kamis 2 Agustus 2018.

Namun, kemudian perusahaan tempat Basiman bekerja bangkrut. Akibatnya, iuran BPJS yang seharusnya ditanggung perusahaan, sekarang tak dibayarkan lagi.

Basiman kemudian berusaha untuk membayar sendiri iurannya, akan tetapi menurut pihak BPJS Kesehatan tidak bisa dilakukan seperti itu, sebab dia punya tunggakan iuran hingga Rp15 juta dan harus dibayarkan terlebih dahulu.

"Jadi gak bisa bikin baru atau melanjutkan yang lama, sampai yang dari perusahaan itu, yang Rp15 juta itu dibayarkan semuanya," kelunya.

Pria berumur 27 tahun ini sebenarnya merasa gamang karena dirinya sudah tak masuk lagi dalam BPJS Kesehatan. Hanya anak dan isterinya yang masih tercover BPJS Kesehatan.

"Padahal dulu saya kan sudah jadi anggota. Ini buktinya, ada kartu saya," ujarnya sambil memperlihatkan kartu BPJS yang tampak sudah lusuh kepada bertuahpos.com. "Tapi sekarang tak bisa lanjut karena hutang perusahaan itu," tambahnya.

Hari ini, Basiman kembali mencoba mengurus agar bisa kembali aktif sebagai anggota BPJS Kesehatan yang baru. Dia berharap agar kali ini permohonannya bisa terpenuhi. "Saya sudah kerja di tempat lain. Mudah-mudahan bisa," tutupnya. bpc

KOMENTAR