Program Sekolah Mengaji di SDN 195 Signifikan Kurangi Buta Aksara Al Quran dan Kendalikan Sikaf Anak Didik.

Jumat, 14 Oktober 2016 11:16:00 1674
Program Sekolah Mengaji di SDN 195 Signifikan Kurangi Buta Aksara Al Quran dan Kendalikan Sikaf Anak Didik.
Kepsek SDN 194 Saat Memantau Pelaksanaan Sekolah Mengaji di Kelas.

PEKANBARU, INFORIAU.co - Program Sekolah Mengaji yang diterapkan ditingkat SD hingga SLTA di Kota Pekanbaru selain mengurangi buta aksara Al Qur'an, ternyata sangat mempengaruhi sikap dan tingkah laku anak dalam kehidupan sehari hari anak didik.

Seperti yang dikatakan Kepala SDN 194 Pekanbaru Dewi Sri Purnama. Dia mengatakan anak didiknya saat ini hanya beberapa orang saja yang buta aksara Al Quran, dan itupun diyakini akan mampu baca Al Quran dalam waktu dekat, sebab terus dibina guru kelas.

"Sekarang murid yang tidak bisa Al Quran itu jumlahnya jauh berkurang. Penurunan yang signifikan ini selain karena program Sekolah Mengaji ini, juga karena sebagian dari murid kita juga MDA," kata Dewi.

Perilaku anak dalam pergaulan dilingkungan sekolah terang Dewi juga tampak lebih terkontrol. Hal tersebut bisa dilihat dengan tidak ada lagi atau jumlah murid yang nakal jauh berkurang.

"Orang tua menyambut baik dan mendukung Sekolah Mengaji yang di programkan Pemerintah Kota Pekanbaru ini. Diakui orang tua kenakalan anak jauh lebih berkurang, dan sikaf santun mereka tampak lebih menonjol," jelasnya.

Untuk diketahui Program Sekolah Mengaji yang digulirkan Pemerintah Kota Pekanbaru beberapa tahun terakhir untuk Sekolah Dasar dilaksanakan dari hari Selasa hingga hari Kamis, yang mana 15 menit sebelum jam pelajaran dimulai, murid membaca ayat ayat pendek dari isi Al Quran. awi

KOMENTAR