Proyek P2KKP Kelurahan Rintis Selesai 100 Persen

Jumat, 04 Maret 2016 09:30:10 1422
Proyek P2KKP Kelurahan Rintis Selesai 100 Persen
Koordinator P2KKP Abdul Malik dan Ketua RW 01 mengunjungi rehap rumah di kawasan kumuh Kelurahan Rintis Kecamatan Lima Puluh.

Lima Puluh, inforiau - Pengerjaan pembangunan rumah bantuan dari Pelaksanaan Program Peningkatan Kualitas Kawasan Permukiman (P2KKP) Kota Pekanbaru melalui Lembaga Keswadayaan Masyarakat (LKM) Tunas Rias Mandiri telah rampung dikerjakan.

Koordinator P2KKP mengatakan adapun lokasi perumahan kumuh tersebut terletak di RW 01 RT 04, Kelurahan Rintis Kecamatan Lima Puluh. Dalam pengerjaannya berbagai penataan dilakukan untuk membantu masyarakat kurang mampu, dan pengerjaannya sudah mencapai 100 persen.

"Pembangunannya sudah mencapai 100 persen, rumah yang dikerjakan melalui P2KKP tersebut membantu masyarakat yang kurang mampu di wilayah ini. Dengan luas rumah 5 x 9 meter dan biaya 45 juta rupiah," kata Koordinator P2KKP Kelurahan Rintis, Abdul Malik, Kamis (3/3).

Ia juga menjelaskan bahwa dengan dilakukannya penatan di kawasan ini, dikarenakan lingkungan RW 01, RT 04 di Kelurahan Rintis ini masuk dalam kawasan kumuh di Kota Pekanbaru. Untuk itu, salah satu program pemerintah pusat dengan penataan pemukiman perkumuhan yang akan disulap menjadi kawasan yang lebih baik, agar lingkungan ini terlihat lebih baik dari sebelumnya.

"P2KKP Kota Pekanbaru tidak hanya mengerjakan bantuan Rumah saja, akan tetapi membuat MCK di lingkungan warga, jamban dan septic tank," paparnya.

Rehap rumah yang dikerjakan oleh P2KKP Kota Perkanbaru ini, memang menyasar warga yang tidak mampu, dengan membangun rumah hingga layak untuk ditempati. Dengan diberikannya bantuan tersebut ditujukan untuk mengurangi beban warga yang tidak mampu tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Pembangunan rumah ini sepenuhnya bantuan dari pemerintah pusat, dengan dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

"Kita mengharapkan kepada pemilik rumah bahkan masyarakat agar bersama-sama untuk menjaga dan merawat rumah tersebut. Walaupun hanya sekedarnya saja, akan tetapi lebih bermanfaat dari sebelumnya," harap Malik.

Sementara itu, Ketua RW 01 menjelaskan, bahwa dalam pengerjaan pembangunan rumah dan yang lainnya, dikerjakan secara swadaya oleh masyarakat. Menurutnya dengan program ini, kawasan perkumuhan di lingkungan RW 0 tersebut akan terlihat lebih tertata dan rapi.

"Sedangan untuk pengerjaanya, kami lakukan secara swadaya. Untuk di kawasan kumuh ini yang dikerjakan seperti pembangunan bedah rumah, drainase, pembangunan jamban dan septic tank, pembanguan jamban dan septic tank komunal, dan MCK di lingkungan kawasan kumuh di Kota Pekanbaru tersebut," papar Nursal.

Peningkatan kawasan pemukiman saat ini dalam pelaksanaannya dilakukan secara terkonsep. Jadi penataan kawasan ini tidak parsial, sehingga dapat tercipta lingkungan yang lebih konprehensif tertatanya kawasan tersebut. HRP
 

KOMENTAR