Rayakan Hari Rayo Onam, Wako Pulang Kampung

Kamis, 14 Juli 2016 10:58:23 700
Rayakan Hari Rayo Onam, Wako Pulang Kampung
Wali Kota Pekanbaru, DR H Firdaus ST MT bersama Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman dan Ketua DPRD Kampar, Ahmad Fikri saat merayakan Hari Rayo Onam di Muara Uwai, Bangkinang Seberang, Kampar.

Pekanbaru, inforiau - Wali Kota Pekanbaru, DR H Firdaus ST MT pulang kampung di Desa Muara Uwai, Bangkinang Seberang, Kampar merayakan Hari Raya Enam (Hari Rayo Onam), Rabu (13/7/16).

Dimana hari raya enam ini telah menjadi tradisi turun temurun bagi masyarakat Bangkinang Seberang. Di puasa enam ini seluruh masyarakat yang merantau kembali ke kampung halaman.

Adanya hari raya enam ini, memudahkan masyarakat perantau ketika hari raya Idul Fitri banyak yang tidak berkesempatan datang.

"Perayaan ini adalah tradisi yang hanya ada di Kabupaten Kampar. Tradisi ini sangat menarik sekali, maka dari itu kami masyarakat Bangkinang seberang selalu pulang kampung untuk merayakan hari raya enam," kata Wali Kota Pekanbaru, Firdaus kepada wartawan, Rabu (13/7/16).

Dijelaskannya, kemeriahan hari raya enam sangat berbeda dengan hari raya Idul Fitri. Ketika hari raya Idul Fitri setelah shalat Id hanya beberapa keluarga saja yang bisa dikunjungi. Tapi ketika hari raya enam seluruh perantau pulang kampung dan melakukan ziarah. Setelah itu baru datang kerumah sanak saudara untuk bersilaturahmi.

"Disinilah ajang bersilaturahmi dan mempererat tali kekeluargaan sesama masyarakat. ini bukan habis disitu saja, selesai ziarah dan bersilaturahmi rumah ke rumah seluruh warga akan berkumpul di mesjid untuk makan-makan bersama," jelasnya.

Kemudian dirinya berharap, tradisi ini terus dilestarikan oleh seluruh generasi masyarakat Kampar sehingga hubungan antar masyarakat terus terjalin.

Pada kesempatan itu, Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman juga berkesempatan menghadiri kegiatan tahunan masyarakat Kampar tersebut.

Gubri cukup mengapresiasi tradisi yang ada di Negeri Serambi Mekkah itu. Bahkan, dia mengatakan hari raya enam yang diadakan masyarakat Kabupaten Kampar merupakan aset pariwisata yang harus dilestarikan.

"Nanti kita akan angkat, acara ini kan merupakan suatu yang khas dan menarik. Seperti apa bentuk promosinya nanti akan digodok oleh Dinas Pariwisata," kata  Gubernur Riau (Gubri),  Arsyadjuliandi Rachman saat menghadiri acara Hari Raya Enam di Masjid Al-Falah, Desa Pulau, Kecamatan Bangkinang Seberang, Kampar, Rabu (13/7/2016).

Menurutnya, kegiatan  yang khas dengan berziarah bersama-sama dan makan bersama di masjid dan rumah merupakan tradisi masyarakat Kampar sangatlah positif.

"Selain ibadah ini juga silaturahmi. Karena saya dengar warga asal sini yang merantau semua pulang ke kampung dan ini perlu dipertahankan," ujar pria yang akrab disapa Andi Rachman ini.

?Sementara itu, Wakil Bupati Kampar Ibrahim Ali juga sependapat dengan Gubri. Kalau Hari Raya Enam bisa merupakan aset wisata yang tak dimiliki semua daerah.

?"Kegiatan seperrti ini merupakan adat istiadat yang perlu dilestarikan. Apalagi dengan kehadiran pak Gubernur di acara Hari Raya Enam, masyarakat cukup senang dan bangga, karena kepala daerah yang hadir," katanya. ADV

KOMENTAR