Anggota DPR RI Hendry Munief Dorong Kawasan Industri BSD Berdayakan UMKM

Kamis, 15 Januari 2026 20:55:00
Anggota DPR RI Hendry Munief Dorong Kawasan Industri BSD Berdayakan UMKM


‎Tangerang Selatan, Inforiau -Anggota DPR RI Komisi VII, Hendry Munief, mendorong agar Kawasan Industri BSD City, khususnya Taman Tekno BSD, dapat menjadi percontohan nasional dalam pengembangan kawasan industri yang komprehensif, ramah lingkungan, serta mampu memberdayakan tenaga kerja lokal dan UMKM.

‎Hal tersebut disampaikan Hendry Munief saat kunjungan kerja ke Taman Tekno BSD City. Ia menilai kawasan tersebut sebagai kawasan industri yang terintegrasi dengan baik karena memadukan industri, kawasan perumahan, wisata, ruang terbuka hijau, hingga danau, sehingga menciptakan ekosistem industri yang modern dan berkelanjutan, Kamis (15/1/25).

‎“Industri yang kita lihat hari ini di Taman Tekno BSD City merupakan kawasan industri yang sangat luar biasa dan komprehensif. Ini menjadi contoh yang sangat baik dan saya berharap Kementerian Perindustrian dapat menjadikannya referensi dalam penyusunan Rancangan Undang-Undang Kawasan Industri,” ujar Hendry.

‎Menurutnya, ke depan konsep kawasan industri seperti BSD City tidak hanya dikembangkan di Pulau Jawa, tetapi juga dapat diterapkan di berbagai daerah di Indonesia, termasuk di Sumatera. Ia mencontohkan kawasan industri di daerah pemilihannya, seperti Kawasan Industri Tenayan di Kota Pekanbaru, Kawasan Industri Tanjung Buton di Kabupaten Siak, serta beberapa kawasan industri lain di Provinsi Riau yang menunjukkan perkembangan signifikan.

‎Hendry juga menekankan pentingnya aspek lingkungan hidup dalam pembangunan kawasan industri. Ia menyoroti pentingnya kajian Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) yang tidak sekadar menjadi formalitas perizinan, tetapi benar-benar diterapkan secara serius.

‎“Sejak terjadinya sejumlah bencana alam di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, kita melihat bahwa AMDAL menjadi hal yang sangat penting. Bukan hanya sekadar selembar kertas izin, tetapi harus benar-benar diterapkan dengan baik. Di sinilah fungsi pengawasan kami sebagai anggota DPR,” tegasnya.

‎Ia menambahkan, persoalan drainase menjadi kunci utama dalam menciptakan kawasan industri dan hunian yang nyaman. Menurutnya, seindah apa pun sebuah kawasan, jika rawan banjir maka kenyamanan akan terganggu. Karena itu, sistem drainase harus dirawat dan dipantau secara rutin serta diantisipasi dengan respons cepat, terutama saat curah hujan tinggi.

‎Hendry mengapresiasi penanganan banjir di kawasan BSD City yang dinilainya cukup cepat dan terkoordinasi. Ia berharap setiap daerah memiliki tim gerak cepat yang mampu merespons kondisi darurat berdasarkan informasi dari BMKG, termasuk dalam mengantisipasi luapan sungai dan saluran drainase.

‎Lebih lanjut, Hendry Munief menegaskan bahwa tenaga kerja lokal dan UMKM merupakan kata kunci pertumbuhan ekonomi nasional. Ia menilai penyerapan tenaga kerja lokal di kawasan industri harus menjadi prioritas utama.

‎“Tenaga kerja lokal harus mendapatkan perhatian pertama. Namun yang tidak kalah penting adalah pendidikan vokasi. Kolaborasi antara industri dan pendidikan vokasi harus benar-benar selaras dengan kebutuhan dunia industri,” jelasnya.

‎Ia mencontohkan keberhasilan kawasan industri MM2100 di Cikarang, Bekasi, di mana puluhan perusahaan industri berkolaborasi untuk menentukan jurusan pendidikan vokasi yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Model tersebut dinilai efektif dalam menciptakan tenaga kerja siap pakai sekaligus mendorong keterlibatan UMKM lokal dalam rantai ekonomi industri.

‎Dengan konsep yang terintegrasi, ramah lingkungan, serta berpihak pada tenaga kerja lokal dan UMKM, Hendry Munief berharap kawasan industri seperti BSD City dapat menjadi standar baru dalam pengembangan kawasan industri di seluruh Indonesia.

KOMENTAR