Baznas Siak Diminta Berperan Aktif

Senin, 28 November 2016 09:16:01 627
Baznas Siak Diminta Berperan Aktif
Bupati Siak DRS H Syamsuar MSi Mengukuhkan Pimpinan BAZNAS Kab.Siak Periode 2016-2021 Jumat 25 november 2016 Di Ruang Indra Pahlawan Room

Siak, inforiau - Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi mengukuhkan Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Siak Periode 2016-2021. Susunan Pimpinan BAZ ini  diketuai oleh Abdul Rasyid Suharto. Acara pengukuhan ini berlangsung di Raja  Indra Pahlawan Room Kantor Bupati Siak, Jum’at 25/11. Tampak hadir bersama,  Ketua Baznas periode sebelumnya Drs H Alfedri MSi, Kapolres Siak, Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Siak, Ketua MUI Kabupaten Siak.


Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi memberikan wejangannya kepada pengurus yang baru dilantik. Beberapa hal yang menjadi fokus beliau kepada pengurus yang baru menitikberatkan pada peningkatan pengumpulan zakat guna mencapai tujuan dari pengumpulan zakat itu sendiri. Hal penting lainnya kata Bupati adalah BAZ harus tetap mampu menjaga kepercayaan masayarakat terhadap lembaga zakat seperti yang telah dibangun selama ini.


“Pengurus yang baru hendaknya terus dapat berjalan dan meningkatkan pengumpulan zakat. Karena zakat bertujuan untuk peningkatan ekonomi kerakyatan dan mengurangi angka kemiskinan. Hal ini selaras pula dengan rencana jangka panjang pemerintah” kata Bupati.


“Kuncinya adalah jaga kepercayaan. Diawali dengan menguatkan kelembagaan lalu menjaga kepercayaan umat. Karena kepercayaan adalah kunci keberhasilan pengelolaan zakat, dan apa yang telah dirintis pada zaman Alfedri (pengurus sebelumnya) harus dipertahankan dan ditingkatkan,” lanjutnya.


Lebih jauh Bupati mengharapkan pengurus yang baru dapat meningkatkan penerimaan zakat dari sektor lainnya ketimbang hanya mengharapkan penerimaan dari zakat profesi dilingkungan pegawai negeri sipil. Zakat masyarakat secara umum melalui sektor pertanian, perkebunan dan lain sebagainya memiliki potensi yang lebih besar. Begitu juga halnya dengan penyaluran zakat produktif. Beliau menyarankan pendampingan bagi penerima zakat produktif tidak hanya dilakukan oleh instansi pemerintah, tetapi juga oleh sesama penerima zakat yang telah berhasil.


Ketua Baznas Kabupaten Siak Periode 2016-2021 Abdul Rasyid Suharto mengungkapkan bahwa dirinya dan pengurus yang baru dilantik memiliki tekad yang sama untuk menjaga amanah yang telah diberikan. Karena amanah harus dipertanggungjawabkan baik secara atoran hukum dunia maupun aturan Allah SWT.


Berbicara mengenai program kedepan, dirinya menegaskan ada beberapa hal yang menjadi fokusnya antara lain adalah meningkatkan pengumpulan zakat, pemberdayaan dan pengelolaan zakat terutama di sektor produktif, termasuk meniga kepercayaan terhadap lembaga amil zakat kabupaten Siak.


Dalam pandangannya ia sangat memberikan apresiasi positif terhadap dukungan pemerintah kabupaten Siak selama ini. “Pemerintah memainkan peranan sebagai motivator dan fasilitator. Motivator karena terus memberikan motivasi dan pendampingan kepada pengurus, dan fasilitator karena salama ini telah memfasilitasi segala keperluan BAZ termasuk dalam menerbitkan perda dan instruksi bupati yang dikeluarkan sebelum adanya instruksi presiden SBY pada tahun 2014. Bahkan dukungan ini dirasakan hingga ditingkat kecamatan dan pedesaan,” ungkap Rasyid.


Dalam perjalanan BAZ, Rasyid menganalogikan perjalanan kepengurusan ini menjadi tiga bagian. Kepengurusan sebelum dipimpin oleh Alfedri disebut sebagai periode Mekkah, dimana kesulitan dan tantangan yang dihadapi sulit untuk dipecahkan. “ini adalah periode terberat,” imbuh nya. Lalu dimast kepemimpinan Alfedri disebutnya sebagai periode MAdinah, karena dimasa ini dilakukan berbagai penaklukan yang sebelumnya tidak bisa dilakukan, keberhasilan-demi keberhasilan banyak dicapai pada masa ini. Dan periode saat ini termasuk periode yang sangat berat, karena BAZ yang diwarisi adalah BAZ yang kaut secara kelembagaan dan hebat secara prestasi. Ia berharap bisa melanjutkan kepengurusan dan keberhasilan yang telah dicapai sembari berharap pula dukungan dari pengurus sebelumnya serta dukungan pemerintah.


Selama lima tahun kepengurusan Alfedri, BAZ mampu mengumpulkan zakat mencapai 40 Miliyar rupiah, dan pada tahun ini sudah terkumpul zakat senilai 12 Miliyar rupiah.(hms)

KOMENTAR