Camat Janji Kejar Setiap Pelaku Pembakar Lahan

Jumat, 26 Agustus 2016 09:31:00 1223
 Camat Janji Kejar Setiap Pelaku Pembakar Lahan
Camat Fiora beserta lurah se Kecamatan Marpoyan saat meninjau karhutla di Kelurahan Tangkerang Tengah.jpg

Marpoyan Damai, inforiau - Mendengar informasi adanya kebakaran lahan Camat Marpoyan Damai, Fiora Helmi didampingi lurah se-Kecamatan Marpoyan melihat langsung kondisi kebakaran lahan di Jalan Abadi RT 01/RW 16 Kelurahan Tangkerang Tengah, Kamis (25/8).

Sesampainya di lokasi sekitar pukul 10.00 WIB pagi, di sana masih tampak kepulan asap, kondisi tanah gambut membuat api tidak langsung dapat dipadamkam. Selain itu, sudah ada imbauan larangan pembakaran lahan dari Polsek Bukit Raya yang sebelumnya sudah berusaha memadamkan.   

Dikatakan Ketua RT 01, Ronal Saputra, kebakaran tersebut terjadi pada hari Rabu, (25/8) sore hari. Ia menduga lahan berukuran 30x60 meter tersebut sengaja dibakar. Sebab di tepian lahan yang dibakar ada sebuah pondok dan kemungkinan dijadikan tempat istrahat pembakar lahan tersebut.

"Kami lihat ada kepulan asap yang berasal dari sini, setelah kami tinjau api sudah membesar, di sana juga ada bapak-bapak sedang madamkan api, kami menduga ia yang membakar," kata Ronal.

Lanjutnya, ketika ia hendak malarang orang tersebut agar tidak membakar, Ronal, malah di acungi senjata tajam. "Karenanya kami melapor ke Bhabinkamtibmas kelurahan dan tak lama Polsek Bukit Raya datang untuk memadamkan, saat itu pula bapak yang tadi lari," tambahnya.

Sementara itu, Lurah Tangkerang Tengah, Hadi Iswahyudi SIP, mengimbau bagi warganya agar tidak buka lahan dengan cara membakar. "Jika masyarakat membakar lahan dikhawatirkan akan merambat ke rumah warga serta hutan di sekitarnya, dan ini bisa menimbulkan kebakaran hutan yang akan sangat merugikan bagi siapapun," kata lurah.

Melihat kondisi ini, Camat Marpoyan Damai mengaku kesal dan menyayangkan kejadian ini, menurutnya masyarakat sudah trauma dengan kabut asap yang terjadi beberapa waktu yang lalu.

"Maka dari itu kami berkomitmen untuk mengawal serta mencegah karhutla, khususnya wilayah Marpoyan Damai. Dan kami tidak akan tinggal diam terhadap pelaku pembakar lahan," katanya.

Ia berharap agar masyarakat dapat saling mengingatkan, supaya tidak melakukan aktivitas bakar membakar terlebih dahulu. Jika akan membersihkan lahan, gunakan cara lain seperti menebas.

"Jangan sampai terjadi lagi karhutla, maka dari itu kita bersama-sama mengantisipasi sedini mungkin. Mari kita ciptakan suasana yang aman, kondusif dengan cara menjaga lingkungan, "harapnya. AGR

KOMENTAR