BPK RI Audit 34 SKPD Pemkab Pelalawan

Senin, 14 Maret 2016 15:01:46 653
BPK RI Audit 34 SKPD Pemkab Pelalawan
Pangkalan Kerinci, inforiau.co - Asisten Bidang Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Setdakab Pelalawan mengungkapkan bahwa, Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI Perwakilan Riau tengah melakukan pemeriksaan terhadap laporan pengelolaan keuangan masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemerintah Kabupaten Pelalawan tahun anggaran 2015.
"Memang sejak tiga pekan belakangan, pihak BPK RI Perwakilan Riau telah melaksanakan audit/pemeriksaan terhadap 34 SKPD yang ada Pemerintah Kabupaten Pelalawan, selama dalam pemeriksaan sampai Ahad (13/11) BPK RI Perwakilan Riau tidak mengalami kesulitas disebabkan lengkapnya laporan aset, hanya ada sebagian kecil dinas yang masih belum menyesaikan laporanya, namun demikian kita tetap optimis laporan tersebut akan segera rampung secepatnya. Kawan-kawan disatuan kerja masing-masing bekerja siang dan malam,"jelas Arizal Asisten IV Bidang Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah di dampingi Zuhelmi Asisten 1 bidang Administrasi Pemerintahan, Ahad (13/11) kemarin.
Dilanjut Asisten IV ini, pemeriksaan yang dilakukan pihak BPK RI Perwakilan Riau ini sangat erat kaitanya dengan predikat opini Wajar Tampa Pengecualian (WTP).
Lebih jauh dikatankanya, Laporan keuangan tersebut akan diperiksa oleh BPK dan kemudian diberikan opini. Opini merupakan pernyataan professional pemeriksa mengenai kewajaran informasi keuangan dari Laporan Keuangan Pemerintah Daerah.
Adapun Opini yang diberikan antara lain, Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)/Unqualified Opinion, Wajar dengan pengecualian (WDP)/Qualified Opinion, Tidak wajar/Adverse Opinion, Tidak memberikan pendapat/Disclaimer Opinion.
"Setiap Pemerintah Daerah wajib mendapatkan Opini WTP. Opini WTP adalah instrument dalam pengambilan keputusan yang tepat sebagai bentuk akuntabilitasnya laporan keuangannya,"ujarnya.
Dari informasi yang ada, lanjut Arizal sejauh ini, dari pemeriksaan oleh BPK RI Perwakilan Riau belum ditemukan adanya masalah.
"Ya, memang kita dapat info belum ada ditemukan permasalahan, ini artinya target kita untuk meraih WTP yang ke empat akan dapat, Insak Allah,"jelasnya seraya mengakui sejauh ini masih ada sebagian kecil SKPD yang belum rampung menyelesaikan laporan aset dan keuanganya, akan tetapi tidak berpegaruh besar terhadap suksesnya laporan pengelolaan aset dan keuangan, hal itu dikarenakan dari laporan yang masuk, saat ini SKPD yang dimaksud hampir rampung mengerjakan, dan siap dilakukan pemeriksaan. Ia tidak merinci SKPD apa yang belum menyelesaikan laporanya. APR

KOMENTAR