Posko Mudik Lebaran Pelabuhan Sungai Duku Sudah Aktif

Jumat, 01 Juli 2016 09:20:42 2256
Posko Mudik Lebaran Pelabuhan Sungai Duku Sudah Aktif
Kedatangan Penumpang di pelabuhan Sungai Duku Korta Pekanbaru
Tanjung Rhu, inforiau - Menjelang Lebaran Idul Fitri 2016, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru kembali mengaktifkan posko mudik lebaran. Berbagai persiapan fasilitas mudik lebaran via Pelabuhan Sei Duku untuk para pemudik yang akan menggunakan jalur sungai dan laut atau memakai kapal.
 
"Setiap harinya posko mudik lebaran di Pelabuhan Sungai Duku akan aktif dan masyarakat tidak usah cemas dengan berbagai tindakan," kata Kadishub Pekanbatu, Arifin Harapan, Kamis (30/6)
 
Sedangkan, dalam faktor pengamanan, Dishub mengupayakan pemantauan CCTV untuk memudahkan pengawasan di pelabuhan. Pihaknya juga akan bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk melakukan tes urine para nahkoda, awak kapal, maupun petugas pelabuhan. 
 
Hal ini dilakukan untuk menjamin keselamatan penumpang kapal pada saat perjalanan dan tidak ada yang mengakibatkan yang tidak diinginkan.
 
"BNN akan membantu kami bertugas di pelabuhan. Kalau terbukti ada awak kapal, petugas, ataupun nahkoda yang positif menggunakan narkoba akan ditindak tegas," paparnya.
 
Selanjutnya, Kepala Unit Pelaksana Teknis Pelabuhan Sungai Duku Dishubkominfo Kota Pekanbaru, Joniansyah, menjelaskan lonjakan penumpang terjadi pada H-2 arus mudik dan pada H-5 arus balik dengan jumlah penumpang baik yang berangkat maupun yang datang sekitar 600 orang. Aktifitas ini naik dua kali lipat dari kondisi normal biasanya.
    
"Kalau musim mudik lebaran, penumpang bisa capai 300 an orang untuk sekali keberangkatan saja dari Pekanbaru dan kondisi itu terjadi pada H-2," paparnya.
 
Satu-satunya tujuan pelayaran masih normal seperti biasa yakni tujuan Pekanbaru-Selat Panjang pergi pulang dilayani tujuh kapal dalam sehari, dengan lima operator dan satu operator KM Jelatik Express terbuat dari kayu melayani pergi pulang tiga kali dalam sepekan.
 
Untuk tarif sendiri, pihaknya masih mengklaim pada kisaran normal, sedangkan animo masyarakat menggunakan kapal kayu masih tetap tinggi, disebkan karena harga tarif kapal yang murah. HRP

KOMENTAR